![]() |
| Foto by: om gugel |
Pernahkah anda mendengar istilah filsafat? mungkin hal ini sudah tidak asing lagi bagi anda, bahkan mungkin ada yang tertarik dengan ilmu filsafat. hahaha, baik sobat. Di artikel kali ini, kita akan membahas mengenai filsafat fisika. bagaimana tanggapan anda ketika mendengar filsafat fisika?
filsafat fisika umumnya adalah ilmu yang mengkaji interdisiplin ilmu fisika berdasarkan interpretasinya secara konseptual terhadap materi, glombang, ruang, waktu serta relavitas. Nah, meski dimasa kini filsafat fisika lebih cendrung menelitik tentang fisika modern, seperti mekanika kuantum, kosmologi statistik, fisika klasik. tak dapat dipungkiri, justru hal ini menjadikan bagi para filsuf modern untuk menjadikan lonjakan modern pada perkembangan ilmu fisika dimasa sekarang ini.
Alasan mengapa fisika amat bergantung terhadap filsafat adalah, fisika umumnya harus membutuhkan proses pengamatan dan experience, yaitu berupa spesifikasi yang lebih rinci dan mendalam. Suatu teori fisika klasik akan ditinggalkan apabila muncul suatu teori fisika baru - modern yang lebih unggul potensinya ketika menjelaskan hal yang berbaur fisika secara rinci dan konseptual. Atau juga, masih bisa dijadikan sebagai pusat aplikatif dalam kehidupan sehari hari, semisal rumus Newton Sigma f=m.0. walau rumus terkategorisasi kedalam fisika klasik, namun rumusnya masih digunakan dalam jurusan teknik atau kehidupan sehari hari. namun untuk teori fisika yang lebih konseptual lagi, teori Albert Einstein = E=mc². lebih rinci dalam memaparkan teorinya, karena memungkinkan bagi anda mengerti tentang dimensi, ruang, waktu dan lain sebagainya. dan cocok terhadap hasil pengamatan dan experimential.
Filsafat fisika memberikan persepsi fisika dan realitis, aspek ini berkait dengan aspek spasial (yang berkaitan dengan ruang). dan aspek temporal (yang berkaitan dengan waktu). sehingga dalam aspek pandangan ilmu filsafat, bahasan mengenai ruang dan waktu merupakan topik utama dalam penjelasan tersebut. selain itu, materi yang kita lihat sekarang ini, berupa bumi, laut, dan lain2. Tersusun atas fase tak hingga, materi dalam membahas fisika tidak hanya berwujud fisis, melainkan frekuensi dan gelombang misalnya. karena frekuensi dan gelombang tersusun atas entitas yang berwujud fisis dan realitas.
Terimakasih, kunjungi akun Facebook saya.


